| Perbandingan Menabung Di Rekening Biasa Vs. Menabung Di Rekening PAA | |||||
Rekening Biasa |
Rekening PAA (*) |
||||
![]() |
• Pak Ali yang saat ini berusia 30 tahun (tidak merokok) menabung di rekening biasa sebesar Rp. 500 ribu per bulan selama 10 tahun | • Pak Ali yang saat ini berusia 30 tahun (tidak merokok) menabung di rekening PAA sebesar Rp. 500 ribu per bulan selama 10 tahun • Setelah menabung selama 3 bulan, maka rekening PAA menyediakan dana stand-by (manfaat kondisi kritis) sebesar Rp. 100 juta |
|||
![]() |
• Asumsi jika baru menabung 1 tahun, ternyata Pak Ali terkena penyakit kritis yang memerlukan biaya pengobatan sebesar Rp. 100 juta • Pada saat itu, saldo di rekening biasa hanya ada Rp. 6 juta • Maka Pak Ali masih memerlukan tambahan dana Rp. 94 juta • Ini berarti Pak Ali harus menjual harta bendanya untuk menutupi kekurangan tersebut |
• Asumsi jika baru menabung 1 tahun, ternyata Pak Ali terkena penyakit kritis yang memerlukan biaya sebesar Rp. 100 juta, maka dana stand-by ini dapat dicairkan untuk biaya pengobatan tersebut • Dalam hal ini, Pak Ali tidak perlu menjual harta bendanya, karena semua biaya perawatan sudah ditanggung oleh rekening PAA |
|||
![]() |
• Setelah terkena penyakit kritis, Pak Ali tidak sanggup menabung lagi, karena dananya habis dipakai untuk biaya perawatan | • Setelah terkena penyakit kritis, secara otomatis Pak Ali tidak perlu menabung lagi karena rekening PAA akan menabung sebesar Rp. 500 ribu per bulan sampai Pak Ali berusia 55 tahun (manfaat pembebasan premi) • Manfaat lainnya dari rekening PAA adalah: • Manfaat perlindungan jiwa • Manfaat perlindungan kecelakaan • Manfaat rawat inap • Manfaat nilai tunai |
|||
| (*) Ilustrasi manfaat yang diberikan akan berbeda dimana semuanya tergantung dari besarnya premi yang dibayar, usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, dan kondisi kesehatan pada saat ilustrasi dibuat. | |||||
| Jika anda ingin mendapatkan ilustrasi rekening PAA yang lebih detail dan sesuai dengan profil anda, silahkan klik LINK ini. | |||||


